• 4
  • 1
  • 2
  • 33

Selamat Datang di Website MAN 1 BERPRESTASI KOTA SUNGAI PENUH. Terima Kasih Kunjungannya

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


MAN 1 KOTA SUNGAI PENUH

NPSN : 10507912

Jl.Pelita IV Koto Lolo - Pesisir Bukit - Sungai Penuh - Jambi 37112


mansatusungaipenuh@kemenag.go.id

TLP : 082282895480


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web Madrasah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 6788
Pengunjung : 1359
Hari ini : 7
Hits hari ini : 29
Member Online : 28
IP : 54.225.16.10
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

Ayo Berubah (Hijrah)




Oleh: Yovanza Amilta

kelas XII IA 2

 

     Berubah? Ya, berubah. Kita semua harus berubah. Kita tidak boleh terpaku pada satu keadaan saja.Belakang ini, kita sering mendengar kata hijrah. Hijrah sama juga dengan berubah, lebih spesifiknya lagi hijrah secara bahasa berarti meninggalkan. Sedangkan dalam arti luas, hijrah merupakan berpindah dari maksiat dan segala yang dibenci Allah kepada suatu ketaatan dan hal yang dicintai Allah.

 

     Kita harus merubah persepsi kita yang berkata “ini sudah cukup” atau “aku tidak akan berubah” dalam perkara ilmu. Setiap kita harus berubah, yaitu menjadi lebih baik dari sebelumnya. Walaupun kita sudah merasa baik, kita harus tetap berubah kesuatu yang lebih baik lagi. Karena kita tidak akan bisa berada dipuncak kebaikan manusia, baik dalam hal ilmu dunia ataupun ilmu akhirat atau agama. Ilmu dunia tidak ada kata puasnya dan ilmu akhirat tidak ada kata habisnya.

 

     Perkara ilmu dunia harus selalu kita tingkatkan, kita tidak boleh merasa puas dari ilmu dunia yang sudah kita dapat. Harus selalu kita tingkatkan ilmu perkara dunia, kita tidak akan pernah menjadi yang terbaik didunia ini, tetapi kita harus punya ambisi tinggi untuk menjadi MVP dalam kehidupan ini. Kita tidak boleh terpaku dalam satu keadaan saja dan tidak boleh punya satu warna saja. Ketahuilah, binatang buruan sulit untuk diburu jika selalu bergerak atau tidak terpaku dalam satu keadaan saja. Dan ketahuilah juga, pelangi menjadi terlihat indah karena memiliki banyak warna.

 

     Apalagi dalam perkara ilmu akhirat atau ilmu agama, harus lebih kita tekankan lagi. Ilmu akhirat ini adalah hal yang paling di prioritaskan dari hal-hal yang dianggap urgen. Karena akhiratlah tujuan atau cita-cita terakhir kita. Keadaan ilmu akhirat kita harus selalu berubah dari sebelumnya. Kita harus selalu berkaca kepada yang lebih baik dari kita, agar kita selalu merasa kurang dari ilmu yang kita dapatkan. Ingat, dunia ini hanya tempat persinggahan saja, akhiratlah tempat kita yang sebenarnya.

 

     Jika anda bertanya, kita harus berubah dalam perkara dunia atau akhirat terlebih dahulu? Maka jawabannya adalah akhirat. Lantas banyak orang yang berkata “kehidupan dunia dan akhirat harus seimbang”, harus kita ketahui bahwa ucapan itu salah besar. Tentu anda akan bertanya “mengapa?”

     Ingatlah, setiap perkara dunia yang baik dan niat hanya karena Allah semata akan bernilai ibadah. Jadi semua perkara dunia bisa bernilai pahala. Kita harus tetap berubah dalam hal dunia tetapi tidak meninggalkan perkara akhirat. Contoh kecilnya, jika anda menjadi dokter (dokter adalah perkara dunia), maka supaya tidak meninggalkan ilmu akhirat ini, kita harus menancapkan niat dihati “aku menjadi dokter karena Allah” dan menjalankan profesi dokter karena Allah semata, maka profesi menjadi dokter yang anda sandang akan bernilai ibadah.

 

     Jika kita membahas perkara berubah atau hijrah, tentu otak kita akan lebih dominan keperkara agama, akan terbesit dalam benak kita gambaran seorang wanita berhijab syar’i atau seorang pria bercelana cingkrang (diatas mata kaki), berjenggot atau berjubah. Iya sih, itu memang memang hijrah, spesifiknya hijrah secara fisik. Sebenarnya hijrah atau berubah secara fisik itu adalah hijrah tingkatan paling bawah. Itu baik, itu bagus, tetapi Hijrah yang sebenar-benarnyanya hijrah adalah adalah hijrah hati. Ketahuilah sabda rasulullah “takwa itu disini (dihati)”

 

Oh, berarti hati ya? “bro, sholat yuk” “eh, yang penting hati gue baik, daripada lo..”

     Itu keliru. Kalau kita katakan hati, maka kaitkan dengan hadits riwayat Bukhari, rasulullah bersabda “ketahuilah! Didalam sebuah jasad ada segumpal daging, jika segumpal daging itu baik, mak baiklah seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah! Itu adalah hati (jantung)” (H.R Bukhari no 52). Jadi kalau hati baik maka baiklah semuanya baik.

Terus, apa kiat agar bisa berubah atau hijrah?. Pertanyaan itu akan muncul dipikiran anda jika anda meresapi tulisan tadi.

 

     Tentu hal pertama adalah menancapkan niat karena Allah dengan kokoh dihati. Kemudian lawanlah kebiasaan buruk yang sudah menjadi kebiasaan atau gantilah kebiasaan buruk itu dengan kegiatan yang positif, seperti membaca, olah raga, menulis dll. Dan seterusnya adalah melihat lingkungan bergaul. Teman bergaul berperan penting dalam kehidupan. Tentu anda sudah tahu tentang permisalan teman dalam hadits riwayat Bukhari, rasulullah bersabda “Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (muttafaq ‘alaih).

 

     Mari kita berubah atau berhijrah mulai dari sekarang. Jangan menunda-nunda untuk berubah atau berhijrah, karena kita tidak mengetahui kapan Allah memanggil kita. Kita harus membuka cakrawala berpikir kita, jangan menjadi katak dalam tempurung. Jangan terpaku dalam satu keadaan saja. Jangan jadikan hidupmu hitam putih, Warnailah kehidupan dengan ilmu-ilmu.

Jadikan hari ini lebih baik dari kemarin dan esok lebih indah dari hari ini. Ayo bergerak gesit untuk yang lebih baik. Upgrade your skill, upgrade your life!!

 

 




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :


 

Komentar :


   Kembali ke Atas