• 4
  • 1
  • 2
  • 33

Selamat Datang di Website MAN 1 BERPRESTASI KOTA SUNGAI PENUH. Terima Kasih Kunjungannya

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


MAN 1 KOTA SUNGAI PENUH

NPSN : 10507912

Jl.Pelita IV Koto Lolo - Pesisir Bukit - Sungai Penuh - Jambi 37112


mansatusungaipenuh@kemenag.go.id

TLP : 082282895480


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web Madrasah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 9142
Pengunjung : 1818
Hari ini : 3
Hits hari ini : 6
Member Online : 29
IP : 54.147.40.153
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

Kids Jaman Now




Oleh: Annisa Fitri

Kelas: XII IPA 4

 

     “Kids Jaman Now” sebuah kata yang sedang buming dan sudah tidak asing lagi ditelinga para remaja, kata yang sudah menjadi hidangan utama dalam kehidupan puberitas seorang remaja. Jika bicara tentang jaman sekarang maka hal  pertama yang muncul dalam pemikiran seorang pemikir adalah remaja dengan pergaulan bebasnya, remaja dengan narkobanya, remaja dengan fashion bekininya dan lain sebagainya, atau lebih dikenal dengan “Budaya Barat” sebuah budaya yang sudah tak asing lagi bagi belahan dunia.

 

     Sebenarnya vaksin untuk virus ini adalah orang itu sendiri karena apapun yang berhubungan dengan yang dikerjakan oleh tubuh dan yang dipikirkan oleh otak adalah berasal dari diri kita masing-masing, dan saya rasa ditinjau dari usia para remaja, remaja berada diusia yang sudah bisa membedakan antara yang baik dan yang buruk meskipun terkadang kelabilan seorang remaja menjadi virus baru dalam puberitasnya ditambah dengan faktor yang luar biasa besar pengaruhnya dalam pembentukan kepribadian remaja yaitu kurang perhatiannya orang tua, pengaruh lingkuman, kurang bisanya dalam memilih teman dan lain sebagainya.

 

     Namun semua itu kembali pada diri kita, bisa atau tidaknya kita dalam memilah setiap hal yang terjadi dalam kehidupan kita, jika kita kurang mendapatkan perhatian dari orang tua  maka buatlah mereka memperhatikan kita dengan cara giat belajar dan mengukir banyak prestasi, jika kita tinggal dilingkungan yang kurang baik dalam berinteraksi maka  jadilah orang pertama yang melakukan hal positif meski terkadang usaha kita tidak mengubah apapun namun percayalah pada sebuah ungkapan bahwa “Kerja Keras Tidak Akan Membohongi Hasil” dan yang terakhir jika kita salah satu orang yang kurang pandai dalam memilih teman maka jadilah seorang teman yang merubah temannya menjadi lebih baik.

 

     Cukup sederhana bukan namun sangat jarang dilakukan, bukan karena tidak ada orang yang mau melakukannya tapi karena memang seorang remaja itu sangat mudah dipengaruhi oleh kerasnya perkembangan zaman sekarang ini ditambah lagi dengan adanya MBAH GOOGLE yang mengabulkan setiap permintaan, membuat remaja yang pintar menjadi makin pintar dan remaja yang melakukan hal yang kurang baik makin menjadi-jadi sebuah ungkapan yang sudah biasa didengar oleh semua orang.

 

     Namun dunia barat memiliki sisi positif yang tidak kalah berpengaruhnya di dunia ini yaitu kemajuannya dalam bidang ilmiah dan kecanggihan teknologinya yang sudah mengambil bagian sangat besar dalam pengaruh berkembangnya dunia ini, deretan ilmuannya yang sudah tidak asing lagi bagi semua orang yang membuatnya menjadi negera paling berpengaruh dan paling maju didunia, itulah sisi positif yang seharusnya kita bungkus dan dijadikan sebagai motifator hidup kita.

 

     Namun semua itu juga kembali pada diri kita masing-masing bisa atau tidaknya mengambil manfaat pada setiap hal yang terjadi dikehidupan kita masing-masing, satu hal yang juga sangat penting dalam pembentukan kepribadian remaja yang lebih baik yaitu dengan mangagumi seseorang yang kita jadikan sebagai idola atau kita jadikan inspirasi dalam hidup kita seperti RASULULLAH SAW. Sosok teladan yang sangat mengispirasi bahkan Michael H. Hart menetapkan bahwa Nabi Muhammad saw. Sebagai tokoh paling berpengaruh sepanjang sejarah.

 

     Seorang anak yang patut ditiru oleh anak yang lain, seorang pemuda yang patut diteladani oleh pemuda yang lain, seorang ayah yang patut dipuji oleh ayah yang lain itulah Rasulullah saw. Sang inspirasi yang patut kita idolakan akan tetapi dikalangan remaja jaman sekarang kata idola mereka tempatkan kepada artis yang selalu mereka taruh perhatian penuh padanya. Benarnya adalah remaja kurang bisa membedakan antara sang idola zaman dengan sang idola kehidupan, bagi mereka semuanya terlihat sama padahal orang yang dijadikan motifasi dengan orang yang memberi motifasi adalah dua hal yang sangat berbeda.

 

     Maka jadilah remaja yang bisa memilah semua hal dengan benar meski terkadang tidak semua hal bisa kita lakukan dengan benar.




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :


 

Komentar :


   Kembali ke Atas